Jumat, 06 November 2009

Mengetest Speed Internet Sebelum Membeli

Pada era cyber, ketika fasilitas internet dunia semakin mutlak dibutuhkan, perlu standar baku dalam berbagai hal. Dalam hal kecepatan akses internet, banyak perangkat lunak bisa dimanfaatkan gratis. Cari tahu kredibilitas ISP terlebih dahulu sebelum membeli paket datanya.

Dengan software semacam itu, pengguna akhir atau konsumen dari perusahaan pemberi akses internet (Internet Service Provider/ISP) bisa mengetahui apakah layanan yang diberikan sudah sesuai dengan janji. Infrastruktur internet Indonesia masih dalam perkembangan ke arah perbaikan. Belum bisa dikatakan matang karena ada berbagai kendala, terutama infrastruktur fisik. Tetapi, pengembangan akses internet kini harus diakui sudah menggembirakan. Persaingan pun semakin ketat. Untuk akses internet di tingkat rumahan, kita tak hanya mengenal pendahulu Telkomnet Instan yang sudah sangat dikenal itu. Seiring dengan teknologi bergerak yang dikenalkan lewat jaringan telepon
seluler, baik CDMA maupun GSM, kini banyak alternatif yang disediakan untuk akses internet. Bahkan, yang terkini, koneksi 3G sudah ramai digunakan di kota-kota besar dengan pemain utama Indosat M2, XL Mobile Broadband
Internet, dan juga Telkomsel Flash. Semua menawarkan kemudahan instalasi dan tak lupa menjanjikan kecepatan yang katanya masuk generasi 3G, bahkan 3,5G. Tak dapat dimungkiri, salah satu kendala dalam penyebaran internet 3G adalah pembangunan infrastruktur. Kondisi ini biasanya dijadikan pemaaf bagi ISP 3G itu yang kecepatan koneksinya tak sesuai janji kecepatan 3G. Namun, sangat disayangkan di beberapa lokasi kota koneksi 3G mereka masih GPRS, itu sama saja tak ada peningkatan dibandingkan dengan tiga tahun lalu. Terlepas seberapa kencang akses 3G itu, kita
berharap, jika para penyelenggara layanan itu serius, Indonesia segera memasuki era melek internet yang lebih serius.
Banyak pertanyaan yang dilontarkan calon pengguna awal, ISP mana yang cocok? Salah satu perhitungan memilih, selain karena harga, adalah dengan merasakan kecepatan akses internet. Faktor lain yang harus dimasukkan adalah keyakinan apakah ISP tersebut memberi garansi kestabilan jika pelanggannya bertambah banyak? Ini pertanyaan yang tak perlu dijawab, tetapi harus bisa dibuktikan.

Mengukur kecepatan
Banyak software gratis yang digunakan untuk mengetes kecepatan internet yang kita pakai. Dengan menggunakan mesin pencari Google, misalnya menggunakan kata kunci “test speed internet”, akan muncul banyak alternatif.
Salah satu software online yang populer adalah Speedtest (www.speedtest.net). Dengan software ini, keraguan kecepatan internet terjawab. Kita juga bisa membandingkan kecepatan setiap ISP. Konsumen bisa memilih ISP mana yang andal di daerahnya. ISP “A” bisa unggul di daerah “Z”, tetapi belum tentu unggul di daerah “B”. Konsumen dengan mudah bisa membaca kecepatan upload dan kecepatan download. Boleh saja ISP berkoar-koar soal kecepatan download yang tinggi, tetapi untuk kecepatan upload biasanya selalu jatuh. Hati-hati memilih! Dengan Speedtest, pengguna bisa berbagi informasi secara global. Pengguna juga bisa memberi ranking terhadap kinerja ISP yang
digunakan. Jika data ini terkumpul, bisa dipastikan Speedtest akan menjadi laboratorium internasional untuk informasi internet dunia. Bagi ISP, Speedtest bisa menjadi transparansi gratis dan bisa digunakan untuk memperbaiki kinerja jika berniat. Kini, di berbagai forum situs Indonesia sudah terbiasa menyertakan hasil tes Speedtest jika berbagi pengalaman menggunakan ISP tertentu. Semua tes yang pernah dilakukan disimpan website ini. Untuk akurasi? Speedtest menggalang server dari berbagai penjuru dunia. Jadi, jika kita tinggal di Jakarta, tes yang digunakan akan
menggunakan Speedtest yang server-nya di Jakarta. Speedtest juga memberi kesempatan siapa pun yang ingin memasang software itu di web-nya. Setiap orang yang memiliki website bisa meng-install Mini Speedtest di server-nya dan bisa digunakan mengetes ISP.

Berbagi data
Dengan semakin ekspansifnya ISP menawarkan jasa, ke depan persaingan semakin terbuka dan diperlukan rekam jejak kinerja ISP. Netizen atau “warga internet” bisa berbagi data kecepatan ISP di berbagai forum, blog, atau situs lain agar bisa digunakan netizen lain sebagai bahan rekomendasi. ISP yang performanya kurang di daerah tertentu bisa memperbaiki diri. Kebiasaan berbagi data sudah dilakukan komunitas dunia maya. Seiring perkembangan web komunitas, rekomendasi yangdisampaikan seorang user, entah siapa dia, tak boleh diremehkan ISP karena kekuatan website komunitas sangat dominan. Untuk kepentingan internet rumah dan kantor, akses 3G lebih dari cukup. Namun, bagi perusahaan yang membutuhkan stabilitas koneksi sepanjang 24 jam sepanjang tahun, stabilitas 3G masih dipertanyakan. Hingga kini belum ada laporan terbuka, sebenarnya berapa persen daya hidup atau uptime koneksi internet Indonesia, khususnya generasi 3G atau 3,5G. Melihat fitur 3G/3,5G yang menggiurkan, patut dilirik
pengguna kelas usaha kecil menengah untuk membuat server mini dari komputer sendiri. Atau, bisa juga untuk meng-online-kan radio atau televisi dari rumah. Di Amerika Serikat, server-server dari datacenter kota kecil saja
berani memastikan uptime mereka mencapai 99,9 persen. Di Indonesia, garansi seperti ini masih mimpi.
Jika ingin memulai membangun server rumahan, banyak software online yang bisa dimanfaatkan untuk mengecek seberapa tangguh koneksi yang digunakan. Salah satunya Hyperspin (www.hyperspin.com). Dengan software ini, stabilitas ISP bisa dimonitor.

Foto: 1
Speedtest

Speedtest

Tampilan Speedtest. Sebelah atas adalah contoh hasil tes, memakai smart di daerah Gatsu Bandung.

TIPS MENGGUNAKAN SPEEDTEST
1. Buka website
www.speedtest.net.

2. Akan muncul secara otomatis pilihan server yang direkomendasikan untuk digunakan mengetes ISP kita. Klik Test Using Recomended Server.

3. Tunggu beberapa saat, nanti akan ada hasil tes berupa kecepatan download dan upload. Akan muncul gambar kecil berisi data nama ISP dan hasil tes yang bisa disimpan atau di-link untuk dibagi kepada pengunjung website lain. Setelah hasil tes terlihat, Anda bisa memberi peringkat ISP dengan mengklik gambar bintang. Posting hasil tes ke internet
agar orang lain bisa menjadikannya sebagai referensi.

Selamat mencoba.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar