Sabtu, 31 Oktober 2009
JADWAL ESPN & STAR SPORTS MINNGU INI
ESPN (INDOVISION)
Setiap Hari
18:30 SportsCenter Asia
21:00 SportsCenter Asia
23:30 SportsCenter Asia
Setiap Senin
17:30 Football Asia 2009/10
21:30 Highlights Liga Primer Inggris
Setiap Selasa
19:00 Football Focus With John Dykes
20:30 Premier League World
Setiap Rabu
19:30 World Of Football
20:00 Global Football
21:30 Goals!
Setiap Kamis
19:00 Football Crazy
Setiap Jumat
19:00 Football Forecast
20:00 First Edition
Setiap Sabtu
11:30 Preview Liga Primer Inggris
17:30 SportsCenter Weekly Review
Sabtu, 31 Oktober
20:00 Arsenal vs Tottenham Hotspur
22:00 Fulham vs Liverpool
Minggu, 1 November
00:30 Manchester United vs Blackburn Rovers
23:00 Birmingham City vs Manchester City
STAR SPORTS (INDOVISION)
Setiap Senin s/d Jumat
20:30 Score Tonight
Setiap Kamis
19:00 Football Crazy
Setiap Sabtu
14:00 Global Football
15:00 Highlights Liga Primer Inggris
15:30 Preview Liga Primer Inggris
Setiap Minggu
10:00 Football Extra
Sabtu, 31 Oktober
22:00 Bolton Wanderers vs Chelsea
Minggu, 25 Oktober 2009
KOMPONEN TERBARU
Sebenarnya mulai keluarnya produk Processor Pentium 4,sudah banyak variasi yang berbeda dan tentunya masing-masing memiliki perbedaan kemampuan dan kapasitas tergantung kebutuhan di tingkat pengguna.
Sebelum membahas keluaran terbaru Processor,inilah keluaran processor :
Nama Prosesor [ Nama sandi ]
Pentium 4 [ Willamate,Northwood,Prescott ]
Pentium 4 HT [ Northwood,Prescott,Prescott 2M,Cedar Mill ]
Pentium 4 EE [Gallatin,Prescott 2M ]
Pentium D [Smithfield, Presler ]
Pentium Extreme Edition [ Smithfield,Presler ]
Pentium dual core [ Allendale ]
Core 2 Duo [ Conroe, Allendale ]
Core 2 Extreme [ Conroe XE, Kensfield XE ]
Core 2 Quad Kensfield
PROCESSOR INTEL CORE 2 DUO
Core Duo (sering dikenal juga dengan istilah dual core) merupakan generasi ke-8 dari jajaran processor dari Intel yang sudah memakai microprocessor dengan arsitektur x86. Arsitektur tersebut oleh Intel dinamakan dengan Intel Core Microarchitecture, di mana arsitektur tersebut menggantikan arsitektur lama dari Intel yang disebut dengan NetBurst sejak tahun 2000 yang lalu. Penggunaan Core 2 ini juga menandai era processor Intel yang baru, di mana brand Intel Pentium yang sudah digunakan sejak tahun 1993 diganti menjadi Intel Core.
Pada desain kali ini Core 2 sangat berbeda dengan NetBurst. Pada NetBurst yang diaplikasikan dalam Pentium 4 dan Pentium D, Intel lebih mengedepankan clock speed yang sangat tinggi. Sedangkan pada arsitektur Core 2 yang baru tersebut, Intel lebih menekankan peningkatan dari fitur-fitur dari CPU tersebut, seperti cache size dan jumlah dari core yang ada dalam processor Core 2. Pihak Intel mengklaim, konsumsi daya dari arsitektur yang baru tersebut hanya memerlukan sangat sedikit daya jika dibandingkan dengan jajaran processor Pentium sebelumnya.
Processor Intel Core 2 mempunyai fitur antara lain EM64T, Virtualization Technology, Execute Disable Bit, dan SSE4. Sedangkan, teknologi terbaru yang diusung adalah LaGrande Technology, Enhanced SpeedStep Technology, dan Intel Active Management Technology (iAMT2).
Core Processor Intel Core 2
Saat kali pertama diluncurkan pada Juli 2006 yang lalu, ada beberapa jenis core processor yang sekaligus dilemparkan ke pasaran oleh pihak Intel. Seperti kebiasaan dari Intel, pembedaan dari beberapa processor didasarkan pada pemberian codenamed pada tiap core processor tersebut.
Berikut adalah beberapa codenamed dari core processor yang terdapat pada produk processor Intel Core 2, tentunya codenamed tersebut mempunyai perbedaan antara satu dengan yang lainnya.
CONROE
Core processor dari Intel Core 2 Duo yang pertama diberi kode nama Conroe. Processor ini dibangun dengan menggunakan teknologi 65 nm dan ditujukan untuk penggunaan desktop menggantikan jajaran Pentium 4 dan Pentium D. Bahkan pihak Intel mengklaim bahwa Conroe mempunyai performa 40% lebih baik dibandingkan dengan Pentium D yang tentunya sudah menggunakan dual core juga. Core 2 Duo hanya membutuhkan daya yang lebih kecil 40% dibandingkan dengan Pentium D untuk menghasilkan performa yang sudah disebutkan di atas.
Processor yang sudah menggunakan core Conroe diberi label dengan “E6×00”. Beberapa jenis Conroe yang sudah beredar di pasaran adalah tipe E6300 dengan clock speed sebesar1.86 GHz, tipe E6400 dengan clock speed sebesar 2.13 GHz, tipe E6600 dengan clock speed sebesar 2.4 GHz, dan tipe E6700 dengan clock speed sebesar 2.67 GHz. Untuk processor dengan tipe E6300 dan E6400 mempunyai Shared L2 Cache sebesar 2 MB, sedangkan tipe yang lainnya mempunyai L2 cache sebesar 4 MB. Jajaran dari processor ini memiliki FSB (Front Side BUS) sebesar 1066 MT/s (Megatransfer) dan daya yang dibutuhkan hanya sebesar 65 Watt TDP (Thermal Design Power).
CONROE XE
Core processor berikutnya adalah Conroe XE yang saat ini banyak menjadi bahan perbincangan. Conroe XE sendiri adalah core processor dari Intel Core 2 Extreme yang diluncurkan bersamaan dengan Intel Core 2 Duo pada 27 Juli 2006. Conroe XE mempunyai tenaga lebih dibandingkan dengan Conroe. Tipe pertama dan satusatunya yang dikeluarkan oleh Intel untuk jajaran processor Core 2 Extreme adalah X6800 dan sudah beredar di pasaran saat ini meskipun jumlahnya sangat terbatas.
Processor Intel Core 2 yang sudah memakai Intel Core 2 Extreme dengan core Conroe XE ini akan menggantikan posisi dari Processor Pentium 4 EE (Extreme Edition) dan Dual Core Extreme Edition. Core 2 Extreme mempunyai clock speed sebesar 2.93 GHz dan FSB sebesar 1066 MT/s. Keluarga dari Conroe XE memerlukan TDP hanya sebesar 75 sampai 80 Watt. Dalam keadaan full load temperature processor dari X6800 yang dihasilkan tidak akan melebihi 450C. Lain lagi jika fungsi SpeedStep-nya berada dalam keadaan aktif. Jika aktif, maka temperatur processor saat keadaan idle yang dihasilkan oleh X6800 hanya berkisar sekitar 250C. Cukup mengesankan, mengingat pada generasi sebelumnya processor Intel Pentium 4 Extreme Edition menghasilkan panas yang bisa dikatakan sangat tinggi.
Hampir sama seperti Core 2 Duo, Core 2 Extreme memiliki shared L2 cache sebesar 4 MB hanya saja perbedaan yang paling terlihat dari kedua Conroe tersebut adalah kecepatan dari masing-masing clock speednya saja. Sebenarnya untuk sebuah processor sekelas “Extreme Edition”, perbedaan seharusnya bisa lebih banyak lagi, bukan hanya didasarkan pada besar kecilnya clock speed-nya saja. Selain perbedaan clock speed tersebut, Core 2 Extreme mempunyai fitur untuk merubah multipliers sampai 11x (step) untuk mendapatkan hasil overclocking yang maksimal. Fitur-fitur unik lain yang disertakan juga pada Core 2 Extreme Edition kali ini adalah FSB yang lebih besar, L2 cache lebih besar, dan adanya L3 cache.
ALLENDALE
Core processor ini dipakai oleh processor Core 2 Duo dengan core Conroe yang hanya memiliki 2 MB L2 Cache. Beberapa Core 2 Duo yang memakai Allendale sebagai core processornya adalah E6300 dengan clock speed sebesar 1.86 GHz dan E6400 dengan clock speed 2.13 GHz, keduanya memiliki FSB sebesar 1066 MT/s.
MEROM
Merom adalah core processor Intel Core 2 versi mobile pertama yang diluncurkan secara bersamaan dengan Conroe, Conroe XE, dan Allendale. Pada dasarnya, Merom mempunyai spesifikasi dan fitur yang sama dengan Conroe namun Merom mempunyai kelebihan, yaitu ia hanya membutuhkan daya yang sedikit. Pihak Intel sendiri mengklaim bahwa Merom mampu mendongkrak kinerja dari notebook sebesar 20%, namun dengan menggunakan resource daya yang sama dengan processor core duo yang memakai core processor Yonah. Selain itu, Merom adalah processor mobile Intel pertama yang telah mengintegrasikan teknologi EM64T 64-bit di dalamnya. Merom sendiri mempunyai FSB sebesar 667 MT/s sama persis dengan jajaran processor sebelumnya yaitu Intel Core Duo.
Processor Core 2 yang menggunakan core processor Merom diberi label dengan “T5×00” dan “T7×00”. Keduanya mempunyai besar shared L2 cache yang berbeda. Pada T5×00 L2 cache yang diusung adalah sebesar 2 MB, sedangkan pada T7×00 L2 cache-nya adalah sebesar 4 MB.
Beberapa jenis dari Merom adalah T5500 dengan clock speed sebesar 1.66 GHz, T5600 dengan clock speed sebesar 1.83 GHz, T7200 dengan closk speed sebesar 2.00 GHz, T7400 dengan clock speed sebesar 2.16 GHz, dan T7600 dengan clock speed sebesar 2.33 GHz.
Sesuai dengan jenisnya, processor ini didesain oleh intel untuk diaplikasikan ke dalam notebook, karena kelebihannya yang hanya membutuhkan sedikit resource daya dari sebuah baterai notebook untuk bisa bekerja secara maksimal. Sehingga dengan begitu, tidak saja baterai notebook Anda yang akan tahan lebih lama, namun tentu kinerja yang akan Anda dapatkan akan lebih maksimal dibandingkan dengan processor core duo dengan core processor Yonah.
MAINBOARD LGA 775
Pada dasarnya keluaran mainboard atau motherboard atau dalam blog saya tulis mobo selalu berkembang. Bagi saya sendiri sulit membedakan mana yang terbaik,karena spesifikasi mobo berbeda dan sangat berkaitan pula dengan komponen lain yang akan digunakan oleh sebuah PC,dan tentunya tergantung pula pada pengguna PC sendiri.
Saya sendiri mengambil contoh mobo LGA 775 buatan Intel,mobo ini sudah saya lihat dipasaran.
Dan berdasarkan spesifikasi yang saya cari dari mbah google memang mobo ini sangat fleksibel digunakan untuk jenis processor tipe apapun s.d jenis Core 2 Duo.
Sebelumnya pasaran pengguna lebih suka mobo PGA 478 karena memiliki kecepatan yang sangat baik. Namun dengan socket yang berbeda dengan mobo LGA 775,mobo LGA 775 juga memiliki variansi chipset yang dapat digunakan mulai dari tipe lama SiS 661FX s.d yang paling mahal saat ini ( riset @ BEC,Bandung ) jenis seperti 955X dan nForce4 SLI Intel Edition.
Memory DDR II PC 4200
Nah,hal penting juga untuk memory. Terkadang suka bingung kan DDR1 dan DDR2..??
Hahaha..singkat cerita DDR2 tuh sudah mulai dengan seri PC 3300,3800,dst…
Kalau DDR1 yagh seri sebelumnya seperti PC 2100,2700,dst…
Kalu mau tau lebih jauh,perhatikan dan baca spesifikasi mobo. Disana akan disebutkan slot untuk memory tuh slot DDR1 atau DDR2. Untuk saat ini mobo dengan support Core 2 Duo Processor memakai memory dengan DDR2 karena termasuk sri PC 3300 ke atas..
HARDDISK SATA
Sebenarnya harddisk (HDD ) mempunyai seri ATA dan SATA. HDD SATA (Super ATA) merupakan pengembangan dari HDD ATA (HDD kecepatan standar yg memakai kabel standar juga) yang dapat mencapai kecepatan yg lebih tinggi dari HDD ATA. Saat ini HDD telah ada yg sampai SATA 2. Untuk memastikan anda bisa memakai HDD SATA, kita mesti cek di mobo, apakah support SATA dan harus memastikan memiliki atau mendapat kabel HDD SATA juga (kabel menghubungkan mobo dengan HDD SATA)
VGA PCI express
Menentukan VGA dapat dilihat dari spesifikasi mobo yang sudah ada.
Mobo terbaru seperti mainboard LGA 775 sudah memiliki slot PCI-e diatas 1.1 maka akan mudah menentukan VGA.
Spesifikasi VGA dapat dilihat serinya dan kecepatan yang dimilikinya…biasanya seri dengan angka banyak dan paling tinggi sih sudah yang paling baik…
Contoh: HD4830,HD4670,86GT,88GT...
POWER SUPPLY ATX
Sebuah PC terbentuk dari Motherboard, Processor, Hard Disk,dan DVD-ROM. Semua komponen yang ada ini tentunya membutuhkan tenaga listrik u/ bekerja. Makanya, ada satu komponen lagi yang bertugas menyediakan listrik bagi semua perangkat yang ada. Ialah power supply.
Banyak sekali jenis power supply berdasarkan daya yang bisa disediakannya. Ada power supply 500 Watt, 550 Watt, atau 650 Watt. Yang lebih kecil 500 Watt ada, yang lebih besar dari 650 Watt pun banyak.
Jenis power supply tidak bisa dipilih sebarangan. Mudahnya sih beli saja yang Watt-nya besar, misalnya 1000 Watt. Semestinya semua komponen kebagian listrik.
Tapi, apa benar daya yang dibutuhkan seluruh komponen demikian besar? Power supply dengan tenaga lebih itu harganya tidak murah loh. Kalau power supply yang demikian kuat cuma dipakai untuk PC yang komponennya tidak butuh listrik banyak (misalnya kebanyakan komponen yang on-board), namanya buang-buang uang.
Tapi jangan pula asal beli yang angkanya kecil untuk mengirit uang. Lah, kalau power supply-nya loyo, sementara komponen yang harus diberi tenaga demikian banyak, PC enggak bisa menyala dengan benar.
Tak perlu bingung untuk mengetahui besarnya daya power supply yang dibutuhkan. Jumlahkan daya yang dibutuhkan motherboard, prosesor, hard disk, kartu grafis, kartu suara, dan komponen lain. Angka yang didapat itulah daya power supply yang dibutuhkan.
Apa Anda bingung? Bagaimana tahu daya suatu komponen? Jangan bingung. Caranya mudah. 1. Sebelumnya, buatlah daftar seluruh perangkat keras yang Anda gunakan. Utamakan perangkat keras yang tercolok ke motherboard, seperti motherboard, memori, prosesor, hard disk, kartu grafis, dan kartu suara. Dua yang terakhir itu tak perlu didaftarkan kalau on-board. Perangkat sebangsa printer, modem eksternal, atau speaker pun tak perlu didaftarkan.
2. Setelah daftar terbuat, kunjungi situs web beralamat http://extreme.outervision.com/psucalculatorlite.jsp. Masukkan semua data yang dibutuhkan berdasarkan daftar yang sudah Anda buat. Anda memang perlu tahu sekilas data teknis perangkat keras yang digunakan, misalnya tipe prosesor sampai angka buntut-buntutnya. Tak sekadar Intel Core 2 Duo, misalnya, tapi Anda harus tahu pula Core 2 Duo E6650 2330 MHz Conroe atau Core 2 Duo E6700 2660 MHz Conroe. Tenang saja, spesifikasi detail itu bisa dilihat pada kotak yang membungkus perangkat.
3. Kalau semua perangkat sudah dimasukkan, klik [Calculate]. Sip, tunggu sebentar sampai situs web selesai menghitung. Situs web akan menyarankan besarnya power supply yang dibutuhkan. Biasanya, situs web menganjurkan power supply yang sedikit lebih besar dari kebutuhan. Tak apa. Memang seharusnya begitu. Lebih sedikit tak apa, asal jangan kurang. Karena kalau kurang, komputer bisa tidak menyala.
Lagipula, power supply yang diaku-aku memiliki daya 500 Watt, belum tentu memiliki daya penuh 500 Watt. Power supply bekerja lebih efisien ketika dipakai 30 sampai 70 persen dari daya maksimumnya. Ketika Anda menghitung jumlah daya yang dibutuhkan seluruh komponen pada komputer, Anda wajib mengalikan angka itu dengan 1,5. Angka yang Anda dapatkan itulah daya power supply yang sebaiknya Anda miliki.
Standarisasi
Segala hal yang berkaitan dengan power supply sudah standar. Itu hal yang bagus. Mengapa? Nanti Anda tahu sendiri.
Saat ngomong soal power supply, orang sering menyebut “ATX”. Apa sih maksudnya? ATX itu merupakan salah satu standar. Saat ini power supply dibuat untuk kompatibel dengan casis ATX dan motherboard ATX.
Kabel-kabel pada power supply pun sudah standar. Begitu pula colokan di ujung kabel. Di sinilah hal bagus itu. Kita bisa ganti-ganti power supply tanpa perlu khawatir power supply yang baru dibeli tak bisa dicolok ke komputer.


